Bromo Kembali Dibuka Pemesanan Tiket Via Online & Penerapan Kuota Pengujung

Terima Kasih Bintangnya 🙂
[Total: 0 Average: 0]

Destinasi wisata yang menjadi kebanggan bagi warga Malang yaitu Gunung Bromo, saat ini sudah kembali dibuka.

Gunung Bromo
@resisadventure

Mulai hari Jumat, 28 Agustus 2020 pukul 13.00 WIB, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sudah kembali beroprasi dengan normal. Tentunya kabar ini membawa udara segar baik bagi wisatawan ataupun masyarakat sekitar yang menggantungkan usahanya pada sektor pariwisata di Gunung Bromo.

Dalam rangka menyambut wisata pada masa New Normal ini Pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) menerapkan serangkaian peraturan yang harus dipatuhi oleh seluruh pengunjung. Dan sanksi tegas juga menyertai apabila didapati pelanggaran dalam pelaksanaannya. Mulai dari pembinaan hingga blacklist untuk memasuki kawasan Bromo.

Setelah masa uji coba tahap pertama ini berbagai tahapn evaluasi dilakukan. Demi memberikan keamanan dan kenyaman magi semua pihak maka Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memberlakukan ‘Reaktivitas Tahap II’

Reaktivitas tahap II mulai diberlakukan pada Senin, 14 September 2020. Berbagai persyaratanpun mulai diberlakukan dengan ketat. Mulai dari booking memalui online situs bookingbromo.bromotrnggersemeru.org, menyertakan surat sehat bebas ISPA dari dokter, hingga menjaga jarak antar pengunjung.

Mempertimbangkan daya tampung dan daya dukung objke wisata maka penerapan pengaturan jarak (physical distancing) serta protokol kesehatan maka di berlakukan pembatasan jumlah kuota pengunjung pada site masing-masing point destinasi.

Berikut daftar penerapan kuota pengujung :

1. Site Bukit Cinta : 42 orang/hari
2. Site Penanjakan : 250 orang/hari
3. Site Bukit Kedaluh : 129 orang/hari
4. Site Savana Teletubies : 694 orang/hari
5. Site Mentigen : 150 orang/hari

Beberapa himbauan juga di terapkan, yaitu :

1. Dilarang menuju kawah Bromo, batas radius aman 1 Km dari kawah Bromo
2. Turut serta menjaga kebersihan fasilitas publik, seperti : Mushola, toilet, tempat pakir, dan tidak membuang sapah sembarangan.
3. Batas maksimal kedaraan : Jumlah penumpang maksimal 50%, dari kapasitas kendaraan/jasa angkutan. Untuk jeep (1 pengemudi, 3 penumpang); Sepedah motor ( 1 pengemudi, 1 penumpang)
4. Sanksi! Apabila melanggar SOP yang telah ditetapkan maka pengunjung akan diberikan sanksi pembinaan hingga sanksi blacklist untuk memasuki kawasan Bromo.

Paket Wisata Bromo Terbaik

Itulah serangkaian informasi terkini mengenai Reaktivitas tahap II Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Semoga dengan adanya himbauan ini dapat membuat suasana lebih kondusif.

Bagikan ke Teman Liburan

Leave a Reply